REAKSI PASAR TERHADAP SAHAM MSCI PRA DAN PASCA PENGUMUMAN REBALANCING MSCI
Abstract
Pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) sering menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi arus modal global dan pasar saham Indonesia. Pada 28 Januari 2026, MSCI mengumumkan interim freeze disertai evaluasi ulang aksesibilitas pasar Indonesia yang memicu ketidakpastian di pasar. Penelitian ini mengkaji dampak pengumuman MSCI terhadap tiga indikator reaksi pasar, yaitu harga saham, abnormal return, dan trading volume activity (TVA), melalui perbandingan kondisi pra dan pasca pengumuman. Data penelitian menggunakan saham yang terdaftar dalam MSCI Indonesia Index yang diperoleh dari Bursa BEI, Yahoo Finance, dan MSCI. Untuk menganalisis reaksi pasar, penelitian ini menerapkan pendekatan event study dengan tiga periode pengamatan, yaitu ±5, ±10, dan ±20 hari. Tahapan analisis meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov yang kemudian diikuti oleh Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis mengindikasikan bahwa harga saham dan trading volume activity (TVA) berubah secara signifikan setelah pengumuman MSCI, sedangkan abnormal return tidak mengalami perubahan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengumuman interim freeze MSCI memengaruhi harga saham dan aktivitas perdagangan investor, namun belum menghasilkan abnormal return yang signifikan.
Copyright (c) 2026 Scylla Lyn Leviathan, Masfar Gazali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




